Uji Homogenitas

Salah satu uji asumsi untuk memutuskan inferensi menggunakan statistik parametrik yang sering digunakan oleh peneliti dalam membuat karya tulis ilmiah seperti tugas akhir, skripsi, disertasi, thesis, ataupun laporan lainnya adalah uji homogenitas. Setiap data kuantitatif memiliki keragaman yang ditunjukkan dengan nilai varians. Misalnya data kita berupa skor hasil pengukuran, semakin besar nilai varians semakin bervariasi skor tersebut. Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah data dari sampel yang diperoleh homogen atau tidak. Sebagai contoh, jika kita ingin meneliti sebuah permasalahan misalnya mengukur pemahaman siswa untuk suatu sub materi dalam pelajaran tertentu di sekolah,yang dimaksudkan homogen bisa berarti bahwa kelompok data yang kita jadikan sampel pada penelitian memiliki karakteristik yang sama, misalnya berasal dari tingkat kelas yang sama.

Perhitungan uji homogenitas dapat dilakukan dengan berbagai cara dan metode,  beberapa yang cukup populer dan sering digunakan oleh penulis adalah :

  • Uji Bartlett
  • Uji Varians (Uji F)
  • Uji Levene

Uji Bartlett

Pengujian homogenitas data dengan uji Barlett adalah untuk melihat apakahvariansi-variansi k buah kelompok peubah bebas yang banyaknya data per kelompok  bisa berbeda dan diambil secara acak dari data populasi masing-masing yang berdistribusi normal, berbeda atau tidak (Ruseffendi, 1998: 297).

Perhitungan homogenitas menggunakan metoda uji Bartlett menggunakan rumusan berikut :

dimana :

Si2 = Varians tiap kelompok data
dbi = n-1 = Derajat kebebasan tiap kelompok
B = nilai bartlett = (log S2 gab)(Σdbi)
S2gab= varians gabungan

Setelah nilai Chi-Kuadrat hitung diperoleh, maka nilai Chi-Kuadrat tersebut dibandingkan dengan Chi-Kuadrat tabel. Kriteria homogen ditentukan jika Chi-Kuadrat hitung < Chi Kuadrat tabel.

Uji Varians (Uji F)

Uji homogenitas varians dalam penelitian ini menggunakan uji F dengan rumus sebagai berikut:

Fhitung = varians terbesar/varians terkecil   (Sugiyono, 2008:197)

Kriteria:

· Jika Fhitung ≤ Ftabel maka data homogen

· Jika Fhitung ≥ Ftabel maka data tidak homogen

Uji Levene

Perhitungan uji homogenitas menggunakan software SPSS adalah dengan Uji Levene statistics. Adapun langkah-langkah untuk menghitungnya adalah  sebagai berikut :
- input data variabel disusun dalam satu kolom, setelah variabel pertama diinput lalu variabel kedua dinput mulai dari baris kosong setelah variabel pertama.
- buat pengkode-an kelas dengan cara membuat variabel baru yang diberi label 1 untuk variabel pertama dan 2 untuk variabel kedua.
-cara menghitung uji levene dengan SPSS adalah dengan memilih menu : analyze>compare means>one-way anova.
- pada jendela yang terbuka masukan variabel yang akan dihitung homogenitasnya pada bagian variable item list, dan k0de kelas pada bagian factor,
- pada menu options, aktifkan pilihan homogeinity of varians lalu tekan ikon OK dua kali.
- Cara menafsirkan uji levene ini adalah, jika nilai Levene statistic > 0,05 maka dapat dikatakan bahwa variasi data adalah homogen.

Trackbacks (0)

  1. No trackbacks yet.

Comments (2)

  1. fitri arliani
    March 12th, 2014 at 23:35 | #1

    saya ingin bertanya
    sampel dalam penelitian saya ada 40 siswa terdapat dalam satu lokal
    yg ingin saya tanyakan apa perlu dalam penelitian saya memakai uji homogenitas?
    sebenarnya fungsi dan tujuan homogenitas itu apa?
    tolong jelaskan

  2. March 13th, 2014 at 23:11 | #2

    tergantung penenlitiannya ..apakah perlu diadakan uji homogenitas atau tidak,sebenarnya uji homogenitas itu adalah uji nilai variansi data , artinya kita akan menguji variansi data kelas A dan B jikavariansinya sama maka artinya sebaran datanya sama, akan tetapi belum menjamin rata ratanya sama....

Leave a Reply

Your email address will not be published.

* Copy this password:

* Type or paste password here:

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

stack